Sejak Dibuka, Posko Crisis Center Sudah Terima 12 Jenazah Korban Penerbangan Lion Air JT 610

Kriminal Lokal

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang –¬† Sudah lima hari ini Posko Crisis Center Bandara Depati Amir kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung sudah menerima 12 orang korban jatuhnya Pesawat Lion air JT 610 Jakarta-Pangkalpinang. Rabu,(7/11)

 

Sejak dibuka posko center tanggal 5/11/2018 hari pertama satu jenazah atas nama Karmin dan hari kedua (6/11) ada 6 jenazah atas nama Eryanto, Dede Angraini,Resti Amelia,Fera Yunita,Hendra, Farian Utama. Kemudian hari ini, Rabu  (7/11) ada 5 korban 4 korban sudah diserahkan keluarga atas nama Aryawan Komadi, Tessa kausar,Dony, Mawar sarianti. Sedangkan yang terakhir akan datang juga siang nanti atas nama Caosa Rianda Shahab.

Berdasarkan data yang disampaikan dalam Press conference di Posko crisis center Bandara Depati Amir kota Pangkalpinang Provinsi Kepulauan Bangka Belitung

BACA JUGA :  Cari Tahu Kelangkaan BBM di Belitung, Erzaldi Turun Langsung Ke Negeri Laskar Pelangi

Tidak hanya itu saja Kolonel Inf Dadang Arief Abdulrahman menjelaskan hingga saat ini pihaknya sudah menerima sebanyak 11 korban jatuhnya pesawat Lion air JT 610 dari 12 korban yang telah berhasil diindentifikasi.

“Dari 12 korban saat ini yang sudah diserahkan kepada keluarga korban sebanyak 11 korban sisa nanti siang mengunakan pesawat Garuda atas nama Caosa, ” ungkapnya.

Press conference ini juga dihadiri oleh kepala BPBD Babel, Polda Babel, Korem 014 Gaya, Basarnas Babel,

 

Pihak Angkasa Pura dan Lion Air juga menyampaikan jika pihaknya terus berkoordinasi dengan yang dipusat jika nantinya masih ada korban yang teridentifikasi oleh Antem mortem Mabes polri.

BACA JUGA :  Terus Continue, 11.343 Masyarakat Belinyu Tervaksin Dalam Serbuan LANAL Babel

“Kita akan standby hingga nanti posko crisis center Bandara Depati Amir ini ditutup, sampai tiga hari kedepan masing kita buka seperti biasanya,” katanya

Sedangkan Danang Priandoko menyebutkan saat Basarnas dan tim evakuasi sudah mengumpulkan 184 kantong jenazah korban JT 610 dan memastikan perpanjangan waktu hingga 10 hari kedepan.

“Bagi jenazah yang tidak teridentifikasi nantinya akan dibuatkan surat dinyatakan hilang atau meninggal dunia,” pungkasnya.

 

(Yuko)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.