Rio Berharap Pemkab dan Pemkot Di Babel Dapat Berkontribusi Dalam Penanganan Korban Lion Air JT 610

Lokal Seremonial

 

 

Forumkeadilanbabel.com, Jakarta— Untuk mengetahui situasi di posko keluarga penumpang korban pesawat Lion air JT 610 yang sebagian besar berasal dari Kepulauan Bangka Belitung, Rio Setiady anggota dewan kota Pangkalpinang menyempatkan untuk memantau langsung dan menemui keluarga korban di Posko RS Polri Jakarta, Kamis (1/11)

Rio dalam kegiatan pemantauannya terhadap situasi di Posko menyampaaikaan, jika saat ini keluarga penumpang korban Lion Air JT 610 masih menunggu informasi keberadaan penumpang. Menurutnya, penanganan keluarga korban cukup baik, dan pihak keluarga pun mendapatkan fasilitas walaupun masih ada beberapa hal yang harus dibenahi pihak terkait.

 

” Dalam hal ini setiap keluarga penumpang mendapatkan fasilitas penginapan dan transportasi gratis dari penginapan ke RS Polri, ditambah uang tunggu sebesar Rp 5jt /nama penumpang. Tentunya ini sangat membantu pihak keluarga yang selama menunggu kepastian di Jakarta untuk menanti pencarian korban. Saya melihat sendiri pihak Lion Air memberikan uang tunggu tersebut,” kata Rio, Kamis (1/11).

 

Rio juga menyampaikan apresiasinya kepada Gubernur Babel, Erzaldi yang hadir menemui keluarga korban.

 

“Kami sangat mengapresiasi kehadiran Gubernur yang juga memberikan kabar bahwa pemprov Babel siap membantu dalam menyiapkan mobil Ambulan bagi jenazah yang tiba di Bangka atau Belitung,” katanya.

Lebih lanjut dikatakan Rio jika saat ini dirinya sangat berharap pemerintah menanggapi serius dalam hal untuk memastikan seluruh keluarga korban mendapatkan informasi dan perlakukan sesuai dengan hak keluarga korban.

 

“Harapan saya kepada Pemerintah daerah baik Pemrov, Pemkab maupun Pemkot untuk mengusahakan ada tim Pemda di posko keluarga ini, setidaknya untuk memastikan para keluarga korban memdapatkan apa yang seharusnya mereka dapatkan. Karena sebagian besar korban adalah warga Babel yang tersebar di 7 kabupten kota”, ujarnya.

Pemerintah daerah harus memperhatikan dan menangani permasalahan ini. Sebab mereka yang jadi korban adalah warga disetiap daerah di Babel.

 

“Jangan sampai Pemkab maupun Pemkot tak ada kontribusi sama sekali pada korban yang notaben adalah warga mereka sendiri. Semoga dalam 1 atau 2 hari ini ada perkembangan yang berarti sehingga para keluarga korban yang telah menunggu berhari hari bisa kembali ke daerah masing – masing,” pungkasnya.

 

(Yuko)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.