ANEH ! MATERIAL DINDING BAGIAN ATAS GEDUNG INI GUNAKAN MATERIAL BATAKO

Hukum Lokal

 

Proyek gedung kuliah jilid II IAIN SAS Babel

 

Forumkeadilanbabel.com, Bangka – Pelaksanaan pekerjaan proyek gedung jilid 2 STAIN SAS (Sekolah Tinggi  Agama Islam Negeri Syaikh Abdurahman Siddik) yang kini berubah Institut Agama Islam Negeri Babel 2018 senilai Rp 30,4  milyar yang dikerjakan oleh PT ATP saat ini progresnya diperkirakan sudah mencapai 70 persen.

Demikian yang dikatakan Farid selaku perwakilan dari pelaksana pekerjaan kepada sejumlah wartawan di lokasi pekerjaan.

“Untuk progress pekerjaan diperkirakan sudah mencapai 70 persen. Jadi kami sangat optimis pekerjaan proyek pembangunan gedung ini akan selesai sesuai targetnya,” kata Farid yang diamini Tom selaku perwakilan konsultan supervise dari CV Gama91 Consultant, Rabu (24/10/2018).

Disinggung soal kwalitas material Hebel (bata ringan, red) yang digunakan  apakah sesuai dengan RAB nya? Farid mengatakan jika material Hebel yang digunakannya sudah sesuai RAB nya yakni hebel yang berkwalitas standar.

“Hebel yang kita gunakan sudah sesuai RAB nya dan kwalitasnya standar sesuai ketentuan dari kementerian PU dan Perumahan. Demikian juga material perekatnya. Semuanya sudah sesuai RAB,” kata Farid meyakinkan wartawan.

BACA JUGA :  Masih Soal Teguran KASN Terhadap Gubernur, Wakil Ketua Komisi I DPRD Babel Juga Angkat Bicara

Ketika disinggung soal material batako yang juga digunakan untuk dinding bangunan pada lantai tiga. Farid kembali mengatakan jika penggunaan material batako pada dinding tersebut sesuai dengan permintaan pada RAB nya.

“Ya, memang, pada dinding bangunan lantai atas materialnya bukan hebel tapi batako sebab itulah permintaannya dalam RAB. Yang jelas kita kerjakan proyek bangunan gedung ini semuanya sesuai RAB dan spesifikasi tehnik pekerjaan. Kita ndak beraani melakukan pekerjaan yang tidak sesuai ketentuannya,” katanya.

Namun saat ditanyakan ketebalan plesteran dinding bangunan tersebut, lantaran di beberapa sisi dinding gedung sudah alami keretakan. Farid justru tidak tahu pasti berapa ketebalan plesterannya.

“Soal ketebalan plesteran dinding. Saya kurang tau pasti berapa ketebalannya paling sekitar 3 sampai  4 cm. Soal adanya keretakan itu penyebabnya karena adanya getaran alat berat dari kegiatan pengerasan jalan di sekitar gedung ini,” terangnya.

BACA JUGA :  Kreatif, Kata Kunci Bangkitkan Ekonomi di Era Pandemi

 

Dinding bagian atas bangunan gedung kuliah jilid II IAIN SAS Babel gunakan batako

 

Dari pantauan di lokasi proyek, terlihat jelas susunan material pada dinding gedung dari lantai 1 hingga lantai 2 terdiri dari susunan material Hebel dengan material perekatnya ber merk DRYMIX. Sedangkan dinding gedung lantai 3 terdiri dari susunan material batako.

“Aneh, kok dinding atas bangunan gedung ini menggunakan batako sementara dinding bagian bawahnya justru pakai hebel (bata ringan, red),” cetus Dedi dari LSM Gebrakk Sriwijaya Babel yang turut serta memantau pekerjaan proyek pembangunan gedung jilid dua IAIN SAS Babel, Rabu (24/10/208).

Dalam pantauan di lokasi, tidak dijumpai direksi kit yang biasanya terpasang  gambar progres dan RAB proyek pembangunan melainkan hanya gudang yang berisikan material semen dan perekat hebel.

BACA JUGA :  Air Susu Dibalas Air Tuba, Motor Tuan Rumah Dibawa Kabur RZ
Bahan perekat hebel merk Drymix pada proyek gedung kuliah jilid II

Berdasarkan penelusuran forumkeadilanbabel.com di LPSE . Proyek pembangunan gedung kuliah jilid II lelang tendernya terdaftar sebanyak 44 peserta perusahaan namun kejanggalan terlihat hanya 1 perusahaan yakni PT ATP  yang melakukan penawaran dengan harga Rp.29.488.000.000. Namun meskipun demikian PT ATP akhirnya oleh panitia lelang ditetapkan sebagai pemenang.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, Zakhwan Zaki selaku PPK proyek gedung kuliah jilid II  IAIN SAS Babel belum bersedia dikonfirmasi. Sejumlah awak media yang menyambangi IAIN SAS Babel bermaksud meminta tanggapannya terkait penggunaan material batako pada dinding gedung kuliah jilid II dan dugaan adanya aroma KKN dalam penentuan pemenang perusahaan pelaksanaan pekerjaan gedung jilid 2 tersebut, Zaki tidak bisa ditemui.

“Maaf, Pak Zaki lagi rapat belum bisa ditemui,” ujar salah satu satpam IAIN SAS Babel, Rabu (24/10).

 

(Tim)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.