Terkait Penyelidikan Proyek Jalan, Tim Pidsus Lakukan Pemeriksaan Ke Lapangan

Hukum Lokal

 

 

 

Forumkeadilanbabel.com, Belitung – Tampaknya pihak penyidik Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi ( Kejati) Bangka Belitung (Babel) tak main main mengusut tuntas kasus dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) pada proyek pelebaran dan peningkatan jalan Peyikan Pilang Tanjung Pandan Belitung.

 

Srtelah melakukan pemeriksaan terhadap 4 orang saksi atas pekerjaan pelebaran dan peningkatan  Jalan Nasional senilai Rp 23 milyar lebih, pada TA 2016 silam, pekan lalu.

Hari ini, Selasa (23/10) tim Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Bangka Belitung dikabarkan akan melakukan pemeriksaan langsung ke lapangan dengan berkoordinasi  dengan pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Belitung.

Dari informasi yang dihimpun, tim Pidsus yang berjumlahkan 4 orang dipimpin langsung Kepala Seksi Penuntutan (Kasitut) Senin (22/10) kemarin telah bertolak ke Belitung.

Informasi keberangkatan dan pemeriksaan ke lapangan dibenarkan oleh Kepala Seksi Penerangan Hukum (Kasi Penkum) Kejati Babel Roy Arland melalui pesan singkat WhatsApp group wartawan Kejati Babel ketika dikonfirmasi oleh salah satu wartawan.

 

Roy tidak banyak memberikan penjelasan kecuali hanya menulis “yap (iya)” saja.

Diketahui sebelumnya pihak tim penyidik Pidsus Kejati Babel telah meminta keterangan serta bukti bukti dokumen terkait pekerjaan pelebaran jalan Petikan – Pilang (Tanjungpandan) kabupaten Belitung senilai Rp 23 milyar lebih.

Saksi saksi yang telah dimintai keterangan yakni Direktris PT Babelland bernama Etik dan manajemen AMP Joni selain itu pihak Kementrian PU Pelaksana Jalan Nasional ( PJN ) 2 kabupaten Belitung, Rifat dan Yusriadi.

Dari pengumpulan informasi wartawan dalam data LPSE pelelangan didapat bahwa PT Babelland adalah urutan nomor 5 sedangkan urutan 1,PT Tamitana penawaran Rp.20.890.415.000.00, urutan ke 2,Peduli Bangsa dengan penawaran Rp 21.055.289.000.00, urutan ke 3, PT Karya Mulia Nugraha penawaran Rp 22.981.798.000.00 dari urutan 4,PT Budi Bakti Prima dengan penawaran Rp 23.076.658.000.00 sedangkan urutan ke 5 PT Babelland dengan penawaran sebesar Rp 23.078.058.000.00.

(Red/FkB)

 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.