Warganet Keluhkan Hasil Pekerjaan Peningkatan Jalan Peraceh – Belanak Desa Air Menduyung 

Hukum Lokal

 

Kondisi jalan Paraceh desa Air Menduyung, baru satu bulan selesai dibangun namun sudah rusak

Forumkeadilanbabel.com, Simpang Tiritp – Proyek peningkatan jalan di dusun Paraceh desa Air Menduyung Kec. Simpang Teritip Kab. Bangka Barat sudah selesai dibangun.

Tapi sayangnya, hasil pekerjaan tersebut mendapat keluhan dari warganet yang merupakan warga setempat.
Akun Darmawi  Menduyung yang mengaku warga desa Air Menduyung mengungkapkan kekecewaannya  terhadap hasil pekerjaan peningkatan jalan tersebut.
“Sy tdk pernah takut untuk mengukap dn menyampai kan aspirasi keluh kesah masyarakt jika sesuai dgn fakta walaupun di teror macem mane pun jgn kan jiwa  raga nyawa pun ku relakn jika untuk kebaikan …karna hidup mati q pun di tangan Allah swt.. ..kami masyarakat hanya ingin yg terbaik untuk daerah kami dn negri ini …    Demi ke amanan dan kenyamanan dlm berlalu lintas..jd untuk pihak2 yg terkait  tolong d tinjau ulang pembangunan jln dusun peraceh desa air menduyung dn juga kundi syng uang milyaran sia2 dibangunkan kalo tdk maksimal,” tulis akun Darmawi Menduyung disertai dengan foto foto kondisi jalan Paraceh, Minggu (14/10).

Sebelumnya Darmawi juga menuliskan di akunnya “Belum sampai sebulan udh kyak gini ap lagi se tahun yth pak bupati dn pak wabup, pak kadin PU,pak dewan tlong pengawasan pembangunan jln yg ad d desa air menduyung dusun peraceh  tlong d tinjau ulang pengaspalan nya  ke tebalan  nya  dn pembangunan nya kami masyarakt ingin pembangunan yg ad d tempat kami layak seperti d tempat2 lainya  karna  kami juga berjuang bersama pemkab babar  untuk menuju bangka barat hebat  kalo siring nya aj buntu dn tdak ad pembuambuangan saluran air nya juga percuma d pasang siring,” tulisnya.

Proyek pekerjaan siring yang tidak selesai

Terkait hal tersebut, kepala dinas PU dan Tata Ruang Kabupaten Bangka Barat, Suharli melalui kabid Bina Marga, Aidin yang dihubungi via telepon mengatakan jika kerusakan jalan di dusun Paraceh sudah diperbaiki.
“Sudah diperbaiki jalan itu pak. Itu kan box pak. Karena ada saluran yang tidak pakai beton jadi galian tanahnya longsor sehingga jalan aspal itu turun. Tapi itu sudah diperbaiki. Sudah bagus pak,” klaim Aidin, Sabtu (19/10).

Soal ketebalan aspal. Aidin juga mengklaim jika ketebalan aspal jalan tersebut sudah sesuai RAB dan spek pekerjaan.
“Ketebalan aspalnya sudah sesuai RAB dan spek pekerjaan. Ketebalannya semuanya rata pak minimal 3 centimeter hingga 4 centimeter. Tergantung kondisi jalan pada saat pengerjaanya,” sebutnya.

Terkait dengan pekerjaan siring yang dibangun sementara salurannya tidak ada sehingga siring tersebut dinilai tidak bermanfaat. Dikatakan Aidin jika salurannya akan diusulkan pada tahun anggaran berikutnya.
“Memang benar pak. Kita terkendala di anggaran. Tapi insya Allah tahun anggaran  ini akan kita usulkan,” pungkasnya.

Dari penulusuran di LPSE kabupaten Bangka Barat. Didapati proyek jalan Paraceh- Belanak dengan pagu dana Rp.1.500.000.000 dari dana APBD Kabupaten Bangka Barat tahun 2018 melalui dinas PU dan Tata ruang Kab. Babar  yang dimenangkan oleh PT Andri Jaya yang beralamat di jln Imam Bonjol  No 105 Sungailiat, dengan harga penawaran Rp.1.484.251.000 dari nilai HPS Rp. 1.500.000.000. CV Andri Jaya dalam penawaran menduduki urutan ke tiga, namun berhasil mengalahkan urutan satu CV.DOA IBU SEJAHTERA dengan penawaran Rp. 1.369.198.000 dan urutan kedua CV. sepanjangmasabersama dengan  penawaran Rp.1.475.000.000.
Hingga berita ini diturunkan, forumkeadilanbabel.com masih dalam upaya konfirmasi ke pihak CV Andri Jaya.
(Red/FkB)
BACA JUGA :  Hadiri Peringatan Maulid Nabi, Molen: Vaksin Terbukti Berhasil di Kota Pangkalpinang, Tingkat Penularan Covid-19 Kian Melandai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.