Jelang Penilaian Piala Adipura Muntok, Awak Media Kurang Dilibatkan

Lokal Seremonial

 

Lorong pasar Muntok, salah satu titik pantau penilaian Adipura

 

 

Forumkeadilanbabel.com, Muntok — Jelang penilaian penghargaan Adipura di Muntok, beberapa elemen masyarakat dilibatkan guna membersihkan sejumlah titik lokasi yang berpusat di terminal lama, Jumat,(5/10/2018). Namun kegiatan yang dikomandoi Camat Muntok ini, tak melibatkan awak media, padahal penting sebagai ujung tombak sosialisasi dan pencitraan.

Pegiat Pers Bangka Barat, Alif Firmansyah, menyesalkan keterlibatan media sangat minim dalam menyukseskan program-program pemerintah daerah khusus di Bangka Barat. Hal ini bisa saja menurut Alif, Pemkab melalui kepanjangannya yang kurang merangkul awak media, atau kesadaran wartawan sendiri yang kurang karena menganggap bukan event penting.

“Belajar dari tahun kemarin kita gagal Adipura sebenarnya banyak faktornya. Kasus kebakaran hutan, tulisan-tulisan wartawan atau sosial media soal sampah disana-sini yang berimbas masuk di media atau sumber pemberitaan seperti google dan youtube. Verifikasi tim penilai Adipura tidak hanya verifikasi faktual, tapi juga sumber-sumber informasi lain seperti google dan youtube. Sementara cerita sukses upaya dan juga prestasi kabupaten kita ini dalam lingkungan hidup jarang terekspos. Kami pernah melakukan ini waktu di Forum Kabupaten Bangka Barat Sehat (Forum Sejiran Setason Sehat, red).Hasil sosialisasi ini, Bangka Barat mendapatkan Swasti Saba Wistara, penghargaan tertinggi untuk kabupaten/kota dari kementerian kesehatan,” ujar wartawan senior yang juga pendiri Pokja Wartawan Bangka Barat ini. (Rudy).

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.