Ratusan Petani Sawit Kembali Datangi DPRD Babel

Advetorial Lokal

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Bertempat di Ruang Banmus DPRD Babel, Ketua DPRD Didit Sri Gusjaya bersama beberapa anggota DPRD lainnya berdialog dalam Rapat Dengar Pendapat terkait penyelesaian masalah Harga Tandan Buah Segar (TBS) di Provinsi Bangka Belitung.

Rapat kerja pada Rabu siang (26/09) juga dihadiri Kepala Dinas Pertanian Prov.Kep.Babel, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Prov.Kep.Babel, perwakilan perusahaan pabrik pengelola kelapa sawit  dan perwakilan petani sawit wilayah Bangka Belitung.

Didit sampaikan pertemuan siang ini guna mencari solusi atas permasalahan harga sawit di wilayah Bangka yang rendah. Diharapkan pemerintah provinsi dan DPRD bisa membuat kebijakan yang seimbang.

Disampaikan perwakilan masyarakat tani dari Desa Dalil, Suparno kendala apa sebenarnya yang terjadi di Bangka sehingga menyebabkan harga TBS jauh berbeda dengan di Belitung.

“Kami di Belitung untuk menetapkan harga sawit mengacu pada aturan Dinas Pertanian Provinsi Bangka Belitung, baik plasma maupun sawit swadaya masyarakat. Dan pastinya sawit tersebut sesuai dengan gradding 100%”, ungkap Hendry Tjen yang merupakan pengusaha sawit di Belitung menanggapi perbedaan harga TBS antara wilayah Bangka dan Belitung.

Toni Batubara selaku Kepala Dinas Pertanian Babel meminta kepada para perusahaan pengelola sawit untuk membantu masyarakat tani sawit, karena saat ini mereka sedang panen dan sedang booming.

Anggota DPRD Babel, Tanwin juga meminta ketegasan kepada pemerintah provinsi untuk menindak tegas perusahaan yang tidak mengikuti aturan yang sudah ditetapkan.

Didit meminta perusahaan sawit di Bangka segera menjalankan peraturan Gubernur untuk mengikuti standart harga yang telah disepakati dan bagi perusahaan yang tidak menjalankan aturan diharapkan Dinas Pertanian Babel dapat bertindak tegas.

Akan tetapi petani sawit juga harus menjaga kualitas TBS nya agar sesuai dengan aturan.

“Tujuan kita semua adalah ingin petani sejahtera,” tutup Didit pada rapat ini. (Utari/Adv)

(Sumber: Dinas Kominfo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.