Jembatan Emas Kembali Telan Korban

Kriminal Lokal

 

Bangka- Telah terjadi laka tunggal kendaraan roda empat jenis mobil CRV silver Nomor Polisi BG1325 ZG masuk ke dalam jurang Jembatan Emas Air Anyir kecamatan Merawang Kabupaten Bangka dan menewaskan dua orang, Sabtu,(22/9).

Menurut saksi mata, saat mereka sedang berphoto disekitar jembatan emas sekira pukul 18.38 Wib tiba tiba datang dari arah jalan lintas timur, mobil merk CRV warna silver BG 1325 ZG melaju dengan kecepatan tinggi dan langsung menambrak tembok jembatan pada saat jembatan sedang dinaikan.

“Setelah menabrak tembok jembatan, mobil tersebut langsung jatuh ke jurang yang kedalamannya kurang lebih 10 m. Para saksi itu melihat secara langsung mobil yang jatuh ke bawah,” ungkap salah satu anggota Tagana, Suparjo seperti dalam rilis yang diterima forumkeafilanbabel.com, Sabtu (22/9) malam.

BACA JUGA :  Begini Kata Kapolda Soal Massifnya Aktifitas Tambang Ilegal Di Perkebunan PT THEP

Disampaikannya, jika para saksi mata tersebut adalah Muhamad riski (16) berasal dari Desa kemuja, Abi (16) Kampung Baru Desa Mentok, Awaliansah (16) Kampung Baru Desa Mentok, dan Asnul anwar (17) berasal dari Desa Kemuja.

Juga dijelaskan, selanjutnya salah satu pemilik warung bernama Firda sempat menyampaikan kepada saksi-saksi untuk memberitahukan kejadian itu ke pemilik warung yang lainnya dan seteleh itu warga dan pengujung pantai mendekati tempat kejadian.

“Sekitar pukul 19.30 tim Basarnas, BPBD Ambulan, Tim Polsek Merawang dan Tim dari Pol Air yang di pimpin oleh kasat Pol Airud Iptu Durman Siregar mengamankan TKP dan membantu evakuasi,” bebernya.

DariĀ  informasi yang dihimpun, sang sopir bernama Sodrianto (42) laki-laki beralamat Gg. Pala pinang 2 RT 04 RW02 kelurahan Gabek Pangkalpinang, bekerja di PU Kota Pangkalpinang, Alpira Oktaviani (26) perempuan beralamat Jl. Imam Bonjol Gg Beringin langka pura Bandar Lampung (penumpang), Lia Melawati (25) perempuan, beralamat Jl. Sukarno Hatta Kel. Bukit Besar Pangkalpinang (penumpang) dan satu orang (penumpang) belum diketahui identitasnya.

BACA JUGA :  Tingkatkan Penghasilan Keluarga, Warga Desa Sungai Padang Manfaatkan Lahan Kosong Tanam Toga dan Sayur-Mayur

“Untuk ke empat korban tersebut di atas menurut informasi terakhir 2 (dua) orang meninggal dunia , dan 2(dua) orang luka berat dan di bawa ke rumah sakit Air anyir provinsi,” terang petugas lainnya, Anwar di sela sela proses evakuasi korban.

Hingga saat ini barang bukti mobil CRV warna silver BG 1325 ZG yang terjatuh ke dalam air sedang di evakuasi oleh 3 unit mobil Basarnas Babel .

 

(Yuko/red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.