Selain WTP, Belum Ada Program Pemkot Pangkalpinang Yang Bisa di Unggulkan

Lokal Seremonial

Oleh Yuko

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang-Program Pemerintah kota Pangkalpinang belum ada yang bisa dibanggakan, hanya Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) saja, yang lainnya hanya biasa biasa saja.

Banyak program yang berjalan namun tidak ada sesuai dengan aturan yang berlaku seperti pembangunan, pariwisata, pendidikan dan kesehatan semuanya biasa biasa saja. Tampa ada pemimpin PU bisa berjalan.

Demikian yang disampaikan Rio Setiadi, anggota Dewan dari Partai Keadilan Sejahtera ketika di temui di gedung DPRD kota Pangkalpinang.

Rio bahkan menanyakan kepada Pemerintah Kota Pangkalpinang, apa  yang menjadi unggulan kota Pangkalpinang saat ini.

“Berdasarkan laporan keterangan pertanggungjawaban Walikota dan Wakil Walikota Pangkalpinang, tidak ada program prioritas yang bisa kita banggakan,” ungkapnya, Selasa,(18/9)

Ia juga menyebutkan jika pembangunan rumah sakit Pangkalpinang yang besar dan megah tapi sampai saat ini belum bisa difungsikan ditambah lagi pelayanan di puskesmas yang belum optimal.

“Katanya berobat gratis ternyata masih bayar juga,” cetus Rio.

 

Meskipun demikian, Rio tidak memungkiri jika pemerintah kota Pangkalpinang telah berhasil meraih WTP dan perolehan indeks prestasi pendidikan di atas rata rata dan terbaik di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

“Perolehan status WTP dan indeks prestasi pendidikan di atas rata rata memang suatu perolehan yang baik termasuk membanggakan namun sayangnya masih banyak sekolah yang tertinggal, tidak adanya pemerataan. Ada yang bagus, juga masih banyak yang hanya biasa biasa saja,”  ungkapnya.

Tidak hanya itu saja Rio Septiadi juga menegaskan bahwa pemerintah kota belum memiliki program khusus untuk kota Pangkalpinang ke depan seperti apa. Banyak program tapi semuanya biasa biasa saja.

“Program Samesake tidak tepat untuk kota Pangkalpinang karena tidak jelas asilnya, tidak hanya itu saja dinas perkerjaan umum sampai saat ini belum memiliki data base jalan jalan di kota Pangkalpinang,” tuturnya.

 

Oleh karenanya, Rio Septiadi meminta kepada pemerintah kota untuk lebih serius lagi menjadikan kota Pangkalpinang sebagai kota jasa. Begitu banyak wisatawan yang datang ke kota Pangkalpinang tapi sampai sekarang tidak ada icon baru.

 

“Pariwisata kita juga tidak jelas, tidak ada icon baru kota Pangkalpinang seperti apa, seharusnya kita harus berfikir bagaimana menciptakannya biar ada ciri khas dari kota Pangkalpinang itu, contoh Jogya pasti orang inget gudek dan tugunya,” pungkasnya.

 

(RkB)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.