Doa Bersama dan Pentas Seni untuk Depati Amir akan Digelar di Kampung Rasau

Lokal Seremonial

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang- Menggenang 149 tahun wafatnya calon Pahlawan Nasional Asal Bangka Belitung Depati Amir, tim Kampanye Pahlawan Nasional berkerjasama dengan Yayasan Tanah Pusaka Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelengarakan Doa bersama dan pentas seni untuk Depati Amir yang akan dilaksanakan psda Jumat dan Sabtu, 28-29 September 2018 di Kampoeng Rasau Taman Mandara kota Pangkalpinang.

Ali Usman koordinator kegiatan Doa bersama dan parade seni untuk Depati Amir, saat ditemui malam tadi, Selasa (18/9) mengatakan kegiatan ini merupakan kegiatan untuk mendoakan dan mengenang jasa Depati Amir dalam memperjuangkan kemerdekaan Republik Indonesia.

“Kita berdoa agar tahun ini, Depati Amir bisa dinobatkan sebagai Pahlawan Nasional asal Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” ungkapnya di Kampoeng Rasau.

Ia juga menyebutkan kegiatan ini sudah menjadi hasil rapat tim Kampanye dan Tim pengkajian dan penelitian gelap daerah (TP2GD) Babel yang juga dihadiri oleh Sekretaris Daerah Babel Yan Megawandi.

“Hasil rapat di museum cual Ishadi untuk mengenang jasa Depati Amir jadi Tim kampanye Pahlawan Nasional akan melaksanakan kegiatan tersebut di Kampoeng Rasau Taman Mandara kota Pangkalpinang selama dua hari, Jumat dan Sabtu, 28-29 September 2018 jam 15:30- 22:00 Wib,” sebut Ali Usman.

Ia juga menyebutkan jika kegiatan Doa bersama dan parade seni untuk Depati Amir akan melibatkan pelajar dan masyarakat se kota Pangkalpinang. Menurutnya hal ini merupakan momentum untuk membuktikan kepada pemerintah pusat bahwa masyarakat Babel sangat merindukan sosok seorang pahlawan nasional.

“Walaupun kami belum tahu anggaran kegiatan ini dari mana tapi kami tetap akan melaksanakan kegiatan Doa bersama dan parade seni untuk Depati Amir ini,” tegasnya.

Ditempat yang sama Ketua Tim kampanye Pahlawan Nasional Ahmad Wahyudi mengatakan sebagai tim Kampanye Pahlawan Nasional dirinya terus berusaha memberikan informasi yang benar dan mengkampanyekan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional asal Babel.

“Walaupun kami berkerja tanpa anggaran itu tidak akan menyurutkan semangat kami untuk menjadikan Depati Amir sebagai pahlawan nasional,” sebutnya.

Namun dia berharap ada perhatian lebih dari Pemerintah Daerah baik dari kabupaten/ kota maupun Provinsi Kep. Babel untuk lebih menggaungkan Depati Amir sebagai Pahlawan Nasional asal Babel, maka akan sangat disayangkan jika hanya spanduk yang berukuranĀ  1×3 meterĀ  enggan dipasang di kantor kantor mereka.

“Marilah kita bergerak bersama untuk kebaikan masyarakat Babel dengan adanya Pahlawan Nasional mungkin Provinsi ini bisa lebih baik lagi,” tutur Ahmad Wahyudi.

Semoga saja pada saatnya nanti Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini memiliki sosok figur Pahlawan Nasional yang memang sudah dirindukan oleh masyarakat Babel bukan hanya milik sekelompok atau segelintir orang saja.

“Kami mengajak masyarakat Babel untuk bersama sama kita berdoa agar Depati Amir menjadi Pahlawan Nasional pada tanggal 10 November nanti,” pungkasnya.

(Red/FkB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.