Ketua DPRD Bangka, Ucok Minta Pemda Segel AMP Tak Berizin

Hukum Lokal
AMP milik PT AKI di Desa Riding Panjang, Merawang diduga tak mengatongi izin dari Pemda Kabupaten Bangka.

Forumkeadilanbabel.com, Bangka – Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Artha Karya Internusa (AKI) yang berlokasi di desa Riding Panjang Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka yang diduga tidak mengantongi Izin dari Pemerintah Kabupaten Bangka saat ini terus menuai sorotan dari berbagai elemen masyarakat Bangka.

Jika sebelumnya, Plt Sekda Bangka, Ahmad Muhsin menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap AMP PT AKI yang apabila terbukti tidak mengantongi perizinan dari Pemda Kabupaten Bangka.

Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Parulian Napitupulu als Ucok

Kali ini Ketua DPRD Kabupaten Bangka, Parulian Napitupulu juga secara tegas meminta pihak pemkab Bangka untuk melakukan penyegelan terhadap AMP milik PT Artha Karya Internusa (AKI) jika memang betul tidak mengantongi izin dari Pemda Kabupaten Bangka.
“Kami dari Dewan Bangka secara tegas meminta Pemda untuk bertindak tegas segera lakukan penyegelan terhadap AMP yang tidak memiliki izin dari Pemda setempat. Yakni izin yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi dan UKM Kabupaten Bangka. Sebab bila tidak ada izinnya maka  AMP tersebut adalah ilegal. Tidak boleh beroperasi sampai perizinannya semua sudah beres,” tegas ketua DPRD Bangka, Parulian yang biasa dipanggil Ucok ketika dimintai tanggapan terkait AMP PT AKI yang disinyalir tak mengantongi izin melalui sambubgan telepon, Jum’at (13/9/2018).

Seperti diberitakan sebelumnya, Asphalt Mixing Plant (AMP) milik PT Artha Karya Internusa (AKI) yang berlokasi di desa Riding Panjang Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka diduga tidak memiliki Izin yang dikeluarkan oleh Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi dan UKM Kabupaten Bangka.

Hal ini diketahui setelah awak media  melakukan penelusuran ke Dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi dan UKM Kabupaten Bangka.
“Sudah dicari datanya terkait izin PT AKI dalam daftar perusahaan yang telah kita keluarkan perizinannya namun ini tidak ketemu. Biasanya kalau  ada izin maka ketika masuk ke sistem nama perusahaan tersebut akan keluar. Tapi nama  perusahaan PT Artha Karya Internusa (AKI) tidak ada,” ungkap kepala dinas Penanaman Modal, Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Koperasi dan UKM Kab. Bangka, Syafarudin didimpingi Kabid perizinan Heri Susanto. Kamis (13/09/2018).

Menanggapi hal ini, Plt Sekda Bangka Akhmad Muksin mengatakan akan melakukan kroscek kelapangan dengan memerintahkan Satpol PP Bangka.
“Saya akan perintahkan Satpol PP untuk segera kroscek ke lapangan,” kata Akhmad Muksin ketika dihubungi awak media melalui sambungan telepon, Kamis (13/09/2018).

Ditegaskannya, jika nantinya di lapangan ditemukan perusahaan PT AKI tidak mengantongi izin maka pihaknya tak segan untuk mengambil tindakan tegas.
 “Jika benar tidak mengantongi izin maka akan kita tindak tegas,” tegas Akhmad Muksin.

Terpisah, Wakil Ketua LSM Gerakan Barisan Komitmen Konstitusi (Gebrakk) Sriwijaya Bangka Belitung Dedy W menyayangkan perusahaan PT AKI yang bergerak dibidang konstruksi jalan tak mengantongi izin dari Pemkab Bangka padahal berdirinya perusahaan  tersebut sudah kurang lebih 3 tahun.
“Ada apa dengan PT AKI ini, kok bisa tak mengantongi izin dari Pemkab Bangka,” ujar Dedy.

Dedy pun meminta agar Pemkab Bangka mengambil tidakan tegas berupa penyegelan terhadap perusahaan PT AKI yang tak mengantongi izin.
“Kita minta pemkab Bangka mengambil tindakan tegas berupa penyegelan terhadap AMP PT AKI yang diduga tak mengantongi Izin itu,” pintanya.
(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.