Lagi, Penambang Timah Ilegal Diduga Garap Hutan Lindung Pantai

Hukum Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Bangka -Para penambang timah sepertinya sudah tiada kepedulian lagi dengan status kawasan hutan di Bangka Belitung ini. Sebagian besar kawasan hutan lindung yang ada di daratan pulau Bangka sudah lulu lantah digarap para penambang timah ilegal.

Padahal sangat jelas sanksi tindak pidana bagi siapa saja yang merusak Hutan Lindung adalah ” perbuatan melanggar ketentuan Undang Undang  nomor 41 Tahun 1999 tentang Kehutanan atau Undang Undang Nomor 18 Tahun 2013 tentang Pencegahan dan Pemberantasan Perusakan Hutan ( P3H) dengan ancaman sanksi pidana 5 tahun kurungan.

Demikian halnya, hutan lindung pantai desa Riding Panjang juga tak terlindungi dari ganasnya aktifitas tambang timah yang diduga ilegal itu.

Terpantau, Selasa  (11/9) sekitar pukul 14.00 Wib lokasi yang diduga merupakan kawasan Hutan Lindung Pantai Desa Riding Panjang yang hanya berjarak 50 meter dari Pantai Riding Panjang Kecamatan Merawang Kabupaten Bangka, terlihat jelas ada dua unit alat berat berupa Exsavator merk Hitachi Z-xis 200 warna  Merah sedang melakukan kegiatan penambangan timah tanpa ijin.

Dari informasi yang dihimpun forumkeadilanbabel.com diketahui pemiliknya disebut sebut atas nama Berlin  warga Sungailiat dengan koordinator lapangan bernama Siliong.
” Setahu saya tambang itu kepunyaan Berlin, pegurus lapangannya bernama Siliong dan itu adalah kawasan hutan lindung pantai,” ujar sumber kepada forumkeadilanbabel.com via telepon, Selasa (11/9) malam.

Selain tambang yang diduga pemiliknya bernama Berlin yang  menggarap kawasan Hutan Lindung Pantai lanjut sumber, juga ada tambang milik Atian warga Dusun Batu Ampar Desa Riding Panjang kecamatan Merawang Kabupaten Bangka juga melakukan aktifitas penambangan dengan alat berat berupa Exsavator tipe Z-xis 200 di kawasan hutan tersebut.
“Selain Brn juga ada milik Atian CV tiga bersaudara yang menggarap hutan lindung pantai di situ,” ungkapnya.

Sayangnya hingga berita ini diturunkan, kepala Dinas Kehutanan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung Marwan SAG yang dikenal vokal dan bersih belum bisa dikonfirmasi secara langsung karena saat dihubungi melalui telepon, hp yang bersangkutan tidak aktip.
(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.