Kasubdit Gakkum Pol Air Kep. Babel; Mayat Yang Ditemukan Di Perairan Tanjung Pesona a.n Suprianto

Kriminal Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Heboh adanya penemuan mayat dalam kondisi mengenaskan dimana kondisi tubuhnya sudah tidak bisa diciri lagi yang ditemukan terapung di laut Tanjung Pesona Sungailiat, Kabupaten Bangka oleh seorang nelayan beberapa waktu lalu.

Kala itu seorang nelayan sedang pulang dari melaut dan menemukan mayat yang terapung. Dengan  kemampuan seadanya nelayan tersebut berupaya mengangkat mayat ke perahunya lalu dibawa ke Pol Airud Pangkalpinang.

Kadubdit Gakkum Pol Airud Kep. Babel, Akbp Irwan Nasution membenarkan adanya laporan yang diterima petugas piket terkait temuan mayat di perairan Tanjung Pesona Sungailiat.

Menurut Akbp Irwan Nasution selaku Kasubdit Gakkum Polairud kep.Babel, pihaknya ada menerima laporan terkait adanya temuan mayat di laut Tanjung Pesona Sungailiat.
“Rabu tanggal 29 agustus 2018 anggota piket gakkum menerima laporan pengaduan dari sdr Ferikson yang diketahui selaku nahkoda KM. Rezeki Bersama, bahwa Abk kapal an. Suprianto jabatan KKM hilang dari kapal diduga jatuh ke laut pada tanggal  27 Agustus 2018 sekitar  jam 15.00 WIB di aut Tanjung Berikat,” ungkap Irwan Nasution.

Irwan Nasution juga menuturkan jika nahkoda dan 2 orang Abk telah dilakukan introgasi terkait penemuan mayat tersebut.
“Dari introgasi tersebut diketahui, pada hari Selasa tanggal 04 september 2018 sekitar pkl 07.00 WIB seorang nelayan an.  Jamaludin, laki-laki (40), islam, beralamat Pangkalarang, Pangkalpinang telah menemukan mayat tanpa identitas di seputaran perairan laut depan Tanjung Pesona wilayah Sungailiat dan selanjutnya mayat tersebut dievakuasi di pelabuhan PPI Pangkalbalam. Lalu  selanjutnya anggota lidik mendatangi TKP di PPI. Kemudian mayat dibawa ke RSUD untuk dilakukan visum. Menurut keterangan dari sdr Ferikson (nahkoda kapal, red) bahwa berdasarkan pakaian korban, mayat tersebut adalah sdr Suprianto  Abk kapal yang hilang di Tanjung Berikat,” tutur Irwan.

Dari informasi yang didapat, almarhum Suprianto disebut sebut sebagai karyawan PT SHL yang berkantor di daerah Ketapang Pangkalbalam. Namun saat forumkeadilanbabel.com melakukan konfirmasi ke manager PT.SHL yang biasa dipanggil Atak ini justru membantah jika almarhum Suprianto adalah karyawan PT SHL.
“Bukan pak. Dia Abk kapal pak,” jawabnya singkat via WA messenger, Rabu (5/9/2018).
(Ibrahim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.