Keren..Anggota DK HPI Babel Ternyata Berisikan Pendekar Hukum

Lokal Seremonial

 

Forumkeadilanbabel.com, PangkalpinangĀ  – Rencana Pelantikan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Himpunan Pewarta Indonesia (HPI) provinsi Bangka Belitung akan digelar awal November 2018. Sejumlah nama pejabat difloating masuk kepengurusan organisasi wartawan ini.

Forumkeadilanbabel.com mencoba menelusuri berdasarkan draft surat keputusan yang diusulkan, yang menarik struktur keanggotaan Dewan Kehormatan (DK) HPI Babel ini ternyata berisikan para pendekar hukum. Tercatat nama-nama Feriyawansyah, SH,MH, Dr. M. Adystia Sugara, SH,MH, Marah Rusli, SH, MH serta Bujang Musa, SH, MH diposisikan sebagai anggota dewan kehormatan organisasi pers Babel ini dan diharapkan bakal menggawangi kiprah organisasi ini kedepan.

Selain pengacara, susunan keanggotaan dewan kehormatan HPI Babel juga terdiri dari kalangan pejabat di lingkungan Pemprov Babel, tokoh masyarakat, tokoh pers hingga pengusaha sukses.

Hingga, Rabu, (5/9/2018), sedikitnya tercatat sekitar 80 jurnalis mulai dari media online, cetak, radio dan televisi mewarnai keanggotaan organisasi pers Babel yang baru dibentuk ini. Jumlah ini diperkirakan akan terus bertambah seiring dengan pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) HPI Babel yang rencana akan dilaksanakan sekitar awal November tahun ini.

Sementara Selasa, (4/8/2018), puluhan jurnalis ini berkumpul untuk menggelar rapat koordinasi dan pemantapan pelantikan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Babel.

Suasana rapat penuh keakraban itu dilaksanakan di ruang pertemuan Rumah Media Pemprov Kepulauan Bangka Belitung, Air Itam Kota Pangkalpinang.

Rikky Fermana yang memimpin rapat menyebutkan, HPI dibentuk bukan untuk menyaingi organisasi pers lain namun justru bersinergi dengan organisasi pers lainnya maupun dengan pemerintah/non pemerintah dalam memujudkan pers bermartabat di Bangka Belitung.

“Selain itu, HPI dibentuk untuk membela kawan-kawan jurnalis yang karena tugas dan tanggung jawab mengalami masalah hukum dan sebagainya. Dengan catatan rekan-rekan bekerja berpatokan pada undang-undang pers dan kode etik jurnalistik,” ujar Rikky Fermana yang dikenal dengan sebutan Sinyu Pengkal.

Dia juga mengimbau para jurnalis yang tergabung dalam HPI, menulis berita sesuai fakta dan menerapkan asas keberimbangan atau cover both side.

Ditemani kopi, teh dan makanan ringan, rapat yang diwarnai hujan tersebut juga berisi sejumlah kritikan serta masukan dari sejumlah anggota HPI.

Jurnalis TV, Andre Asmara menginginkan HPI tidak membiarkan anggotanya yang menemui kendala saat melakukan tugas jurnalistik di lapangan.

“Tapi tentunya yang dibela adalah wartawan bekerja secara benar,” kata Andre Asmara.

Andre juga mendukung jika anggota HPI ingin memiliki sertifikat kompetensi, meski hal itu tidak wajib.

Menimpali ucapan Andre tersebut, Rikky mengatakan HPI juga bisa menggelar uji kompetensi bagi anggotanya jika diperlukan.

“Kita akan bahas masalah ini dalam pertemuan berikutnya. Saat ini kita sepakati DPW HPI Babel akan dilantik dan dikukuhkan pada awal November 2018,” tambah Rikky.

Sementara itu Jurnalis Bangka Barat, Rudy, ST berharap, keberadaan HPI Babel tidak hanya gebyar pada saat Deklarasi pelantikan nanti. Mantan redaktur Bangka Pos ini berharap HPI Babel tetap eksis sesuai dengan cita cita pembentukannya.

Pada tanggal 7 September nanti, Rikky bersama Yudi Aprianto akan mengambil SK kepengurusan HPI Babel ke Jakarta.

 

Berdasarkan SK tersebut sudah ditunjuk dan disepakati nama-nama pengurus HPI Babel termasuk dewan kehormatan.

(FkB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.