Pelaksanaan Proyek 8,6 Miliar Kolong Jelana Pangkalpinang Tuai Sorotan

Hukum Lokal

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Proyek pembangunan rehabilitasi dan rekontruksi pasca bencana kolong Jelana/ Bilun kota Pangkalpi yang menelan dana hingga 8 milyar rupiah lebih kembali menjadi sorotan.

 

Pasalnya proyek yang pekerjaannya saat ini masih berlangsung diduga dikerjakan asal jadi tidak sesuai dengan spesifikasi tehnik pekerjaan.

 

Adanya dugaan tersebut lantaran kondisi bangunan kontruksi yang  baru berumur jagung ini di bagian dinding pemasangan batu belanya sudah mengalami retak-retak.

Dari pantauan sejumlah LSM belum lama ini, membuktikan jika proyek yang dimenangkan  oleh perusahaan kontraktor PT Bangun Cipta Artha (BCA) dengan pelaksana lapangan bernama Akin  ini jauh dari harapan. Kontruksi bangunan yang sudah mengalami keretakan disana sini dan oleh pelaksana guna menutupi keretakan tersebut maka hanya dilakukan pengacian atau penampalan dengan menggunakan semen.

“Harusnya keretakan  pada konstruksi bangunan pasangan batu bukanya di aci atau ditutupi semen tapi dibongkar”,ungkap Puad mewakili LSM Forasda didampingi Rizal dari Ormas Laskar Merah Putih, Minggu (26/8/2018).

Puad mengungkapkan, jika dirinya dan beberapa orang rekannya dari Ormas Laskar Merah Putih telah melakukan croschek ke lokasi dan menemukan hasil pekerjaan yang kwalitasnya sangat meragukan.

 

“Kami ( LSM Forasda Babel/Ormas Laskar Merah Putih) telah melakukan croschek kelapangan, ditemukan keretakan di lapangan dan kami menyatakan pekerjaan itu salah dan tidak baik, untuk itu kami meminta keterangan kepada pak Bahar, namun penjelasan beliau tidak memuaskan. Apabila pekerjaan tersebut tetap diteruskan maka kami dari pihak LSM Forasda Babel akan melayangkan surat kepada pihak – pihak yang terkait untuk meninjau kembali pekerjaan tersebut,” ungkapnya, seraya menambahkan kalau masih banyak lagi kejanggalan – kejanggalan pada pengerjaan proyek tersebut, sebelum pekerjaan proyek itu selesai.

Hingga berita ini diturunkan, pihak terkait masih diupayakan konfirmasinya.

Untuk diketahui proyek ini dikerjakan PT BCA dengan biaya sebesar Rp 8.647.904.000.00 sumber dana dari APBD Kota Pangkalpinang lewat Badan Penanggulangan Bencana Daerah dimulai pekerjaan pada tanggal 21 Mei 2018 dan akan berakhir pada tanggal 16 November 2018 mendatang dan mendapat pendampingan dari TP4D Kejari Pangkalpinang.

(Tim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.