Ini Klarifikasi Ahmadi Sopian Terkait Kegiatan GSI

Lokal Politik

 

 

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang – Merasa dirinya dikait-kaitkan dengan rencana acara kegiatan Gerakan Selamatkan Indonesia Bangka Belitung  (GSI Babel). Ahmadi Sopian alias Atok Kulop memberikan klarifikasi  terkait kegiatan Gerakan Selamatkan Indonesia Bangka Belitung  (GSI Babel) yang sempat mendapat penolakan dari sejumlah ormas dan LSM. Dia katakan kegiatan GSI Babel yang diketuai M. Amin itu sama sekali  tidak ada kaitannya dengan dirinya, bahkan saat ini dirinya sedang mancing ikan baong di Desa Mendo Barat.

“Orang ramai dan ribut di kota, saya malah damai di hutan. Saya sedang mancing ikan baung dan udang satang,” ujarnya via WA seraya mengirimkan fotonya saat memancing ikan, Jum’at (24/8/2018) siang.

Soal selebaran yang disebarkan oleh pihak Amin dimana nama Ahmadi Sopian disebut sebut di dalamnya. Dia justru tidak kaget dengan hal itu.

 

“Saya tidak marah sama saudara Amin. Bagi saya niat beliau baik. Saya biasa biasa saja. Justru yang saya kaget, kenapa 3 tokoh (Rocky Gerung, Marwan Batubara dan Ratna Sarumpet) disebut provokator. Apa nggak kebalik, justru yang heboh menolak itu malah bisa disebut provokator dan mengganggu kedamaian di Babel,” ungkapnya.

Lebih jauh dikataksnnya jika Babel ini masyarakatnya sangat toleran.

“Babel ini dikenal masyarakatnya sangat toleran, siapa saja bisa masuk dan dilindungi. Orang Babel cerdas dan nggak bisa diprovokasi oleh siapapun” tandasnya.

Atok Kulop menyebutkan Orang Babel ne dak mau ringem dan dak gampang dihasut, karena sebagai seorang pemerhati sosial dan budaya, saya tahu betul masyarakat asli babel tidak seperti itu, sangat mandiri dan sangat toleran.

Sementara itu melalui video Amin ketua GSI Babel mengatakan jika kegiatan GSI tersebut tidak ada kaitannya dengan Atok kulop atau partai politik dan calon presiden tapi murni kegiatan GSI Babel.

“Ini murni kegiatan kami tidak ada kaitannya dengan 2019 nanti,” kata Amin dalam video yang beredar di kalangan wartawan.

 

Berikut  pernyataan Ahmadi Sofyan terkait kegiatan GSI Babel yang dikirimkan via WA messenger;

*1.* Amin (orang yang hendak melaksanakan kegiatan tersebut) pernah datang ke saya bersama isterinya pada tanggal 20 Agustus 2018 malam dan minta kesediaan saya jadi pembicara yang diduetkan dengan pembicara nasional, diantaranya Rocky Gerung dan Marwan Batubara. Saya bilang siap saja.

*2.* Itu pertama kali saya kenal dan bertemu langsung dengan saudara Amin.

*3.* Acara yg disampaikan adalah bertema nasional dan bentuk kegiatan santai. Saya bilang cari tempatnya yang sesuai dan saya insya Allah hadir. Tiba tiba hari ini saya dikirim orang gambar tersbt yg ditempatkan di umah ubi atok kulop.
Mengenai tema saya minta diberikan ke saya dulu, namun sampai tersebar brosur di medsos berbentuk undangan, saya malah baru tahu.

*4.* Sebelum terlalu ramai di medsos, saya sudah hubungi saudara Amin untuk minta konfirmasi, tapi sampai sekarang saudara Amin berjanji datang tapi sampai saat ini tidak pernah datang ke saya. Saya minta konfirmasi, karena saya tidak pernah tahu detail kalau dalam acara tersebut seperti itu.

*5.* Banyak yang menganggap bahwa saya inisiator acara tersebut, bagi saya tidak menjadi persoalan, namun justru acara ini dianggap mengundang provokator. Bagi saya pribadi, tidak pantas sesama anak negeri dalam satu kesatuan anak bangsa (NKRI) saling menuduh provokator.
Babel adalah negeri damai dan sangat toleran dan menerima siapa saja yang datang.

*6.* Ini bagian dari fenomena dan bagian dari demokrasi, tapi walau demikian saya pribadi minta saudara Amin bisa klarifikasi karena nama saya termasuk yang dirugikan karena *(a)* tidak pernah konfirmasi detail acara tersebut sebelumnya sampai brosur di share di medsos. *(b)* tidak pernah ada konfirmasi kepada saya maupun manager UMAH UBI ATOK KULOP untuk tempat pelaksanaan kegiatan tersebut.

(Yuko/FkB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.