Tim Jejaring Keamanan Pangan Babel Sidak di Retail Modern

Lokal Seremonial

Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang –  Menjelang Hari Raya Idul Adha 1439 H Tahun 2018, Tim Jejaring Keamanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melakukan pengawasan dan inspeksi mendadak ke sejumlah retail modern di Pangkalpinang pada hari Senin (20/8/2018). Pengasawan dan inspeksi mendadak tersebut dilakukan di beberapa tempat, yaitu Puncak Mall, Ramayana, UD Aneka Buah, Hypermart Jalan Koba, Lothing, dan Giant.

Dalam pengawasan dan inspeksi yang dilakukan tim jejaring keamanan pangan di beberapa tempat tersebut ditemukan buah dan sayuran yang sudah tidak layak untuk dijual karena rusak dan busuk namun masih ditampilkan dan dijual pada ritel tersebut. Selain tu ditemukan juga produk pangan  lainnya yang kadaluarsa serta izin edarnya tidak ada, serta adanya produk makanan yang telah rusak sehingga tim jejaring keamanan pangan memberikan teguran kepada pengelola agar tidak menjual kembali produk tersebut.

Kepala Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Ahmad Damiri mengatakan beberapa lokasi yang didatangi merupakan ritel besar yang selama ini sudah beberapa kali dilakukan pengawasan dan inspeksi. Dalam pengawasan dan inspeksi yang dilakukan saat ini ditemuan permasalahan yang sama.

“Kita sudah melakukan kegiatan pengawasan pangan selama ini dan permasalahan di lapangan sama dengan permasalahan yang ditemukan sekarang,“ ungkap Ahmad Damiri.

Selain itu Ahmad Damiri menyampaikan bahwa dalam pengawasan dan inspeksi yang dilakukan, dilakukan oleh 2 (dua) tim pengawasan yang melakukan pengawasan di Kota Pangkalpinang.

“Unsur tim tersebut merupakan Tim Jejaring Keamanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yaitu Dinas Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Dinas Pangan Kota Pangkalpinang, Dinas Perindustrian dan Perdanganan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, BPOM Pangkalpinang, Satpol PP Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Kepolisian Daerah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Selain itu ada unsur dari Dinas Kesehatan, LPPOM MUI, Balai Karantina Tumbuhan Balai Karantina Hewan serta Stasiun KIPM,” jelas Ahmad Damiri.

Ahmad Damiri menjelaskan bahwa tujuan inspeksi mendadak ini selain memastikan bahan pangan yang dijual masih layak atau tidak, juga bertujuan memastikan kenyamanan bagi para pembeli dalam berbelanja.

“Agar tidak ada lagi kekhawatiran bagi para pembeli ketika berbelanja di retail modern ini. Saya menghimbau supaya dalam berbelanja para pembeli dapat lebih teliti mana produk pangan yang masih layak untuk dikonsumsi mana yang tidak. Apabila ada produk pangan yang tidak layak, diharapkan dapat melapor kepada Tim Jejaring Keamanan Pangan,” himbau Ahmad Damiri. (Adv)

Sumber:  Dinas Kominfo

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.