LSM Ini Tantang Kadis PU Babar dan Kasi Pidsus Uji Kwalitas Proyek Talud Pala

Hukum Lokal
Kasi Pidsus Kejari Bangka Barat, Dr. Agung dan Kadis PU Kab. Babar saat memberikan keterangan kepada wartawan.
Forumkeadilsnbabel.com, Bangka Belitung –
Pernyataan kasi Pidsus Kejari Bangka Barat, Agung dan  kepala dinas PU Kabupaten Bangka Barat, Suharli kepada beberapa media online nasional perwakilan Babel  ketika melakukan pengecekan ke lokasi proyek Talud Pala, Senin (6/8/2018) lalu berbuntut panjang.

Pasalnya  Kasi Pidsus Kejari Babar, Dr Agung mengatakan kepada beberapa media online nasioanal jika proyek pekerjaan talud Pala itu  tidak ada masalah dan hasilnya bagus.

“Maka dalam hal ini, kita tidak mau terjadi berpolemik di media dengan ini kita dari pihak Kejaksaan bersama-sama dari pihak Dinas PU Babar dan juga disaksikan oleh beberapa para awak media (wartawan)  melakukan peninjauan secara langsung dan alhasilnya pekerjaan talut sangat bagus dan tidak ada yang rusak”, kata Agung seperti dikutip di beberapa media online nasional perwakilan Bangka Belitung.

BACA JUGA :  Peringati Hari Mencuci Tangan Se-dunia, Boy Yandra : Terlebih di Tengah Pandemi Covid-19

Hal yang sama juga dikatakan kepala dinas PU Kabupaten Bangka Barat, Suharli. Bahkan Suharli dalam pernyataannya jika pemberitaan yang dirilis forumkeadilan.com tidak benar.
Pernyataan Kasi Pidsus kejari Bangka Barat dan kepala dinas PU Kabupaten Bangka Barat tersebut  sontak mendapat kritikan pedas salah satu LSM pegiat anti korupsi di Babel. Salah satunya wakil ketua LSM Gebrakk Sriwijaya Bangka Belitung, Dedi Wahyudi.

Wakil Ketua LSM GEBRAKK SRIWIJAYA BABEL, Dedi Wahyudi
 Dedi Wahyudi sangat menyayangkan pernyataan kepala dinas PU Bangka Barat, Suharli yang menklaim jika pekerjaan proyek talud Pala itu hasilnya bagus dan tidak ada masalah.
 
“Ngawur ucapannya kepala dinas PU Bangka Barat itu. Kami sudah lakukan kroscek ke lokasi proyek talud Pala, Minggu (12/8/2018). Apa yang disampaikan kepala dinas PU Babar itu berbanding terbalik dengan kondisi proyek talud Pala yang sebenarnya. Ada banyak keretakan keretakan yang ada pada dinding talud bahkan ada beberapa lubang menganga di dinding talud  lantaran material batunya sudah ambrol dan sebagiannya lagi lapisan beton dinding sudah terkikis. Apakah kondisi seperti ini yang diklaim kwalitasnya bagus? tanya Dedi kepada forumkeadilan.com ketika dimintai tanggapannya terkait statemen kepala dinas PU soal hasil pekerjaan proyek talud Pala, Selasa (14/8/2018).

Tidak hanya statemen Suharli. Dedi juga menanggapi statemen kasi Pidsus Kejari Bangka Barst, Dr. Agung yang mengklaim jika pekerjaan proyek talud Pala itu juga hasilnya bagus dan tidak ada masalah.
“Kalau memang diklaim bagus dan tidak ada masalah dengan pembangunan talud Pala itu. Saya tantang kasi Pidsus kejari Bangka Barat untuk uji mutu beton dinding talud Pala. Kuat dugaan saya jika beton dinding talud itu mutunya diragukan. Sebab faktanya di lokasi kondisi beton talud Pala itu sebagiannya sudah terkikis dan alami keretakan bahkan di beberapa bagian sudah ada yang ambrol. Apakah kondisi seperti ini yang dibilang mereka hasilnya bagus,” tandas Dedi.

Oleh karenanya kata Dedi, dengan temuannya ini dirinya akan segera menyampaikan surat laporan aduan terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pekerjaan talud Pala ke tipikor Polda Kep. Babel dengan tembusan Mabes Polri.
 
“Kami akan segera menyampaikan surat aduan ke Tipikor Polda terkait adanya dugaan tindak pidana korupsi pada proyek pekerjaan talud di Pala. Kalau bukan besok mungkin lusa,” tutupnya.
(Tim/FkB)
 
 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.