Heboh, Erens Pekerja KIP Parama Ditemukan tak Bernyawa

Kriminal Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Muntok – Warga sekitar Pelabuhan Tanjung Ru, Desa Bakit, Kecamatan Parittiga, Kabupaten Bangka Barat dihebohkan dengan penemuan jasad seorang laki-laki tak bernyawa, Jumat, (10/8/2018), sekitar pukul 05.30 WIB. Mayat terakhir diidentifikasi ternyata bernama Erens Maulalinda alias Eren (44), warga Pelabuhan Tanjung Gudang, pekerjaan karyawan kapal isap Parama.

Mayat pertama kali ditemukan oleh Heri dan dan Darma yang sehari-hari bekerja sebagai Driver speed boat di Tanjung Ru lokasi penemuan di pinggir pantai Bakit. Melihat ada sesosok yang tergeletak di pinggir pantai kedua saksi ini kemudian memanggil rekan-rekannya begitu mengetahui mayat tersebut ternyata jasad Eren. Tak lama Heri kemudian langsung menghubungi Bhabinkamtibmas Desa Bakit Brigpol Riris Manurung.

BACA JUGA :  Kelangkaan BBM di Babel, Begini Solusi Komite BPH Migas

Brigpol Riris Manurung selanjutnya menghubungi Tim Opsnal unit Reskrim dan Unit Intelkam Polsek Jebus yang beberapa saat kemudian langsung meluncur ke TKP. Saat diindentifikasi anggota, jasad Eren masih mengenakan baju kaos berkerah berwarna kuning dan celana panjang jeans panjang warna biru. Selain itu juga ditemukan sepasang sandal warna coklat, topi berwarna putih, beberapa buah kaleng bir merk anker serta alat bantu pernafasan di saku depan sebelah kiri warna biru. Mayat tersebut kemudian dibawa menggunakan Ambulan Desa Bakit ke Puskesmas Sekar Biru untuk dilakukan Visum Et Revertum (VER).

Kasat Reskrim AKP Rais Muin, S.I.K
seizin Kapolres Bangka Barat AKBP Firman Andreanto, S.H, S.IK, M,Si saat dikonfirmasi menjelaskan, melihat hasil pengamatan dan visum, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan dan diduga almarhum meninggal karena serangan jantung dan juga sesak nafas.
“Karena sekitar TKP ditemukan alat bantu pernafasan di saku kiri depan sedangkan saksi ada dua orang yakni saudara Heri usia 36 serta saudara Darma usia 22 tahun, keduanya warga Desa Bakit,” jelas Muin. (Rudy).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.