ENAM TERDAKWA KASUS PEMBAKARAN PONTON TI DIVONIS 6 BULAN PENJARA  

Hukum Lokal

Forumkeadilanbabel.com, Sungailiat – Sidang perkara kasus pembakaran Ponton TI Apung dan Speed Lidah yang terjadi di Tempilang beberapa waktu lalu kembali digelar di PN Sungailiat, Senin (1/8/2018).

Seperti sidang sebelumnya, sidang yang mengagendakan pembacaan vonis oleh majelis hakim ini juga dijaga ketat oleh puluhan personil kepolisian resort (Polres) Bangka lantaran pelaksanaan sidang perkara kasus ini dihadiri ratusan warga Tempilang yang sebagian besar berasal dari pihak keluarga terdakwa.

Meski demikian, pihak keluarga terdakwa yang turut menyaksikan secara langsung persidangan ini, menyerahkan sepenuhnya kepada proses hukum yang berlaku.
Tokoh tokoh masyarakat Tempilang  dan pihak keluarga terdakwa sepakat mengatakan jika mereka tidak akan terprovokasi oleh pihak manapun untuk melakukan unjuk rasa maupun aksi-aksi  yang dapat merugikan semua pihak karena situasi kamtibmas saat in di Tempilang telah kondusif seperti sediakala,” ungkap salah satu warga dari pihak keluarga terdakwa  yang hadir dipersidangan.

Sementara itu di dalam ruang persidangan, majelis hakim yang diketuai oleh Jonson Parancis dengan anggota majelis Beni Yoga Darma dan Narendra Mahni menjatuhkan vonis 6 bulan kurungan kepada masing masing terdakwa yaitu Angga bin Nasir ahmad, Tohri bin Yobu, Santo Kusuma Atmaja als Maja bin Holidi, Samantuka als. Bujang bin Mat Taher, Tomi Priyadi als Jas bin Rusli, Saudi bin Sabu. Sedangkan kepada terdakwa Angga bin Nasir Ahmad majelis menjatuhkan vonis hukuman 3 bulan kurungan penjara.

Terhadap vonis yang dijatuhkan majelis hakim PN Sungailiat tersebut, ke semua terdakwa yang didampingi oleh pengacara hukum Budiana Rahmawati menyatakan menerima. Demikian JPU Nur Sri Cahya dari Kejari Bangka Barat juga menyatakan menerima putusan majelis hakim tersebut.

(FkB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.