Parah, Penambang Ilegal Rambah Lahan Milik Orang Lain

Hukum Lokal

 

Forumkeadilanbabel.com, Toboali — Penertiban terhadap aktifitas tambang ilegal oleh aparat kepolisian di seluruh wilayah Kepulauan Bangka Belitung ternyata tidak serta merta membuat para penambang merasa takut.

Terbukti, di RT 06 / RW 04 dan RT 07/ RW 04 jalan Bagger, Toboali Bangka Selatan nampak jelas aktifitas penambangan ilegal makin menggila. Para penambang sudah tidak mengindahkan lagi aturan yang ada, bahkan lahan milik orang lain pun dibabatnya. Penambang memang betul betul nekad  melakukan perbuatan melawan hukum demi mengumpulkan pundi pundi uang padahal sanksinya cukup berat.

 

 

Ketua RT 07/04, jalan Bagger Toboali, Jabal ketika dikonfirmasi, Sabtu (21/7/2018) tidak menafikan adanya kegiatan tambang ilegal di wilayahnya. Namun dirinya tidak tahu menahu terkait lahan yang mereka tambang lantaran tidak pernah dilibatkan dalam jual beli lahan.
“Masalah lahan yang mereka garap Untuk menambang. Terus terang, kami pihak Rt tidak pernah dilibatkan  siapa pembelinya dan siapa yang menjualnya. Soal tambang yang dilokasi itu menjadi tanggung jawab mereka sendiri, kami tidak tau menahu untuk hal itu,” ungkapnya.

 

Sementara itu, salah satu pemilik lahan yang lahannya digarap para penambang, sangat kaget dan marah jika lokasi yang ditambang secara ilegal itu sudah merambah lahannya.
“Saya akan buatkan laporan pengerusakan dan pencemaran ke pihak kepolisian apabila ditemukan kerusakan dan pencemaran di dalam lahan saya,” ancam pemilik lahan tersebut.

 

Terpisah, Kapolres Bangka Selatan, Akbp Aris Sulistyono ketika dikonfirmasi terkait hal tersebut berjanji untuk menindak lanjuti info terkait adanya penambangan ilegal di wilayah hukumnya.
“Terimakasih atas informasinya, akan ditindak lanjuti segera, mohon berikan titik objek penambangan ilegal tersebut,” ujarnya via pesan WA messenger, Sabtu (21/7/2018).
(Red/ ibrahim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.