Ribut Soal Kepengurusan Hanura dan Golkar di Bangka Barat, Ini Kata Ketua KPU

Lokal Seremonial
Pardi, ketua KPU Bangka Barat

Forumkeadilanbabel.com, Bangka Barat, — Gonjang ganjing siapa kepengurusan yang sah partai Hanura dan Golkar di Kabupaten Bangka Barat, akhirnya berakhir dengan keputusan. KPU Bangka Barat menetapkan Partai Hanura versi Arief Ferdiansyah serta Partai Golkar dengan ketua Robin alias Congcong yang diakui sebagai pengurus sah yang berhak mendaftarkan bakal calegnya untuk pemilu 2019-2024.

Penegasan ini disampaikan Ketua KPU Bangka Barat, Pardi, ditemui Forumkeadilanbabel.com, di ruang kerjanya, Rabu, (11/7).
Menurut Pardi ketetapan ini berdasarkan Keputusan Menteri Hukum dan HAM tahun 2018, sehingga menurutnya tidak ada alasan kisruh soal kepengurusan yang sah dua partai ini di ranah KPU Kabupaten Bangka Barat.
“Hanura sudah clear, di surat terakhir sudah sah. Kepengurusan yang sah ditetapkan Oeso (Oesman Sapta)-Lontung. SK (Surat Keputusan) Menkum HAM Januari 2018 kemarin. Ketuanya di Bangka Barat Pak Arief semenjak pendaftaran. Dan sampai sekarang kita tunggu berkas calegnya,”ujar Pardi.

Ketetapan ini sekaligus menganulir kepengurusan Markus di Bangka Barat versi pengurus pusat Oesman Sapta-Suding.
Seperti halnya Hanura, kepengurusan Golkar di Bangka Barat juga ditetapkan berdasarkan pendaftaran terakhir ke KPU lewat Sipol.
“Bedanya, kalau Hanura yang lewat sipol ketuanya Markus dari kubu Oeso-Suding, sementara SK Menkum HAM yang ditetapkan kepengurusan Oeso-Lontung,’ tandas Pardi. (Rudy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.