Sidang Pencurian Selang TI, Saksi Aming Akui Membeli Selang Curian dari Arsono

Kriminal Lokal
Amin selaku pembeli selang curian dari Arsono yang hanya ditetapkan sbg saksi dalam kasus pencurian
Arsono terdakwa kasus pencurian selang TI di Jurung.

 

Forumkeadilanbabel.com, Sungailiat – Egi Chandra alias Aming, Warga jurung, kecamatan merawang nampak hadir di halaman Pengadilan Negeri ( PN) Sungailiat untuk meghadiri persidangan kasus pencurian 2 unit selang tambang Inkonvensional ( TI) dengan tersangka Arsono  yang di gelar pada hari itu. Selasa 26 Juni 2018.

Amin ketika diwewancarai wartawan, dia mengakui telah membeli selang dari  Arsono yang merupakan barang bukti dalam persidangan tersebut.

” Iya pak, satu juta lima ratus ribu dia minta tambah seratus lagi” aku Amin

Disinggung mengenai proses penyidikan sebelumnya  terhadap amin sehingga dia tidak di tetapkan sebagai tersangka penadah barang bukti tersebut, Amin mengatakan akan menanyakan temannya lewat telefon seluler.

” Sebentar pak, saya ngebel dulu” kelit Amin.

Persidangan  yang dimulai sekitar pukul. 15.00 Wib dengan pimpinan sidang Hakim ketua  R Narendra Mohni I, SH, MH di dampingi hakim anggota Arief SH MH dan Joni  SH dan Jaksa Penuntut umum ( JPU) Deni digantikan Ade selaku JPU  menghadirkan Aming selaku saksi Pembeli, Arsono selaku tersangka, Suprianto dan Suhar selaku saksi korban.

Di dalam persidangan terungkap bahwa para saksi dan tersangka sudah saling mengenal di area pekerjaan TI Desa Jurung dikarenakan Arsono sebelumnya dikenal sebagai Pengurus TI

Sedangkan Amin yang juga mengaku berprofesi sebagai pekerja TI mengatakan bahwa dia telah membeli 2 unit selang dari Arsono dan  tidak tahu kalau 2 unit  selang tersebut barang hasil curian.

Terungkap pula melalui keterangan Jaksa dan Hakim bahwa pelaku pencurian juga melibatkan satu orang yang belum ditangkap bernama Songkok, persidangan berkhir dan akan digelar kembali Selasa (3/7/2018) mendatang

Ade selaku JPU menerangkan kepada wartawan, menurutnya  berdasarkan keterangan pada persidangan tersebut,  Aming tidak bisa diputuskan sebagai penadah barang curian walaupun dia  telah membeli barang tersebut dikarenakan keterangan dari mereka bahwa mereka sama sama bekerja Tambang inkonvensional yang berstatus ilegal di Desa jurung.

” Saya hanya jaksa pengganti, saya sempat berfikir tadi kemungkinan Aming menjadi terasangka, bukan mungkin lagi tapi tidak bisa karena tidak ada unsur dugaan pencurian saat dia membeli, kan mereka ini sama sama berprovesi di tambang tanpa surat, setatus saksi itu sudah melalui proses penyidikan di kepolisian, silahkan tanya ke sana, kalau kita hanya melanjutkan” terang Ade kepada wartawan. (Ikrar)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.