Nelayan Keluhkan Kehadiran KIP GELASA Di depan Alur Muara Jelitik

Hukum Lokal

 

Forumkeadilanbabel.com, Sungailiat — Kapal Isap Produksi (KIP) GELASA, Minggu (17/6/2018) siang terlihat melakukan kegiatan penambangan di perairan laut Sungailiat, tepatnya tidak jauh dari muara pelabuhan perikanan Nusantara Jelitik.
Padahal diketahui alur muara daat ini masih terus dilakukan pengerukan untuk pendalaman alur guna dapat dilewati kapal kapal nelayan. Namun dengan adanya KIP Gelasa melakukan penambangan di depan muara tersebut maka tidak menutup kemungkinan alur muara akan kembali alami pendangkalan. Hal inilah yang sangat dikuatirkan para nelayan sehingga mereka pun meminta KIP Gelasa untuk segera bergeser.

 

Ketua DPD HNSI Kabupaten Bangka, Ridwan S.PKP selaku perwakilan para nelayan, meminta kepada pemilik KIP GELASA, agar bergeser dari lokasi operasionalnya saat ini.

BACA JUGA :  Hadiri Rapat Paripurna HUT Kota Pangkalpinang, Molen dan Wawako Serta Forkopimda Diiringi Rebana dan Selawatan

“Untuk pemilik kapal GELASA, untuk segera bergeser dari alur pelayaran nelayan, yang (beroperasi) sangat begitu dekat dengan muara pelabuhan perikanan,” kata Ridwan, Minggu (17/06/2018) petang.

 

Dikatakan Ridwan, pihaknya sudah menerima keluhan dari nelayan yang khawatir alur muara kembali dangkal, akibat dari operasional KIP GELASA tersebut. Dan saat ini memang sudah terjadi pendangkalan di alur muara yang menjadi alur pelayaran nelayan.

“KIP GELASA itu sudah menggangu alur pelayaran. Sudah ada nelayan yang ngeluh, sudah ada pendangkalan disitu (muara). Jangan buat masalah lagi bilang yang punya kapal itu,” kata Ridwan.

Dalam pantauan Minggu (17/6/2018) petang, terlihat KIP Gelasa sedang beroperasi cukup dekat dari alur muara Air Kantung Sungailiat, KIP tersebut nampak berputar – putar dan mengeluarkan asap hitam mengepul, menandakan kapal itu sedang beraktivitas melakukan penambangan timah.

BACA JUGA :  Dikunjungi KONI Palembang, Ini Harapan Fauzi Trisana

Padahal info yang diterima wartawan menyebutkan, KIP Gelasa diduga menambang timah di luar titik koordinat atau Rencana Kerja (RK) yang ditunjuk oleh PT Timah.
Terkait informasi tersebut, hingga berita ini diturunkan wartawan media ini masih mengupayakan konfirmasi kepada PT Timah Tbk dan pihak terkait lainnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.