Prof Hatamar : Sikap Umat Islam Anti Radikalisme Jadi Panutan Umat Lain

Lokal Seremonial

 

Forumkeadilanbabel.com, Sungailiat — Ratusan jemaah masjid Agung Sungailiat melaksanakan sholat Ied, Jumat (15/6) dengan Imam Yusuf Mujarobi dan Khotib Prof, Dr. Hatamar Rasyid, MA guru besar UIN Palembang.

Bersama ratusan jemaah, juga turut serta melaksanakan sholat Ied yakni Plt Bupati Bangka Rustamsyah dan sejumlah pejabat lainnya.

Prof. Dr. Hatamar Rasyid, MA dalam khotbahnya diantaranya mengatakan, Ramadhan itu sangat mengangungkan kasih sayang dan telah mengajarkan bagi orang Islam yang beriman untuk peduli, tidak apatis dan tidak masabodoh dengan kondisi sekeliling dan masyarakat di lingkungannya.

Bila tidak mendapatkan hikmah itu, menurut Prof. Hatamar puasa hanya mendapatkan haus dan dahaga saja seperti halnya hadis nabi, “ betapa banyak orang berpuasa hanya mendapatkan haus dan dahaga.” Ramadhan bukan hanya secara personal dan fertikal kepada Allah SWT namun juga memiliki dimensi horizontal, yang dapat menahan lapar, haus dan tidak berhubungan badan dengan pasangan yang sudah syah menikah pada siang hari. Horizontal seorang mukmin sejati dapat mengendalikan diri dari segala bentuk keburukan , seperti emosi, rasa marah, egois, tidak mau berbagi, dengki, fitnah, dan sifat buruk lainnya .

“ Alumni puasa Ramadhan untuk melahirkan insan suci hasil dari gemblengan kawahcandradimuka selama 1 bulan selama Ramadhan,” kata Prof. Hatamar Rasyid

BACA JUGA :  Begini Kata Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Mahendra Soal Teguran KASN Terhadap Kebijakan Gubernur Babel

Menurutnya, sikap ummat Islam anti radikalisme, dapat menunjukkan sikap teladan yang menjadi panutan ummat – ummat yang lain. Orang yang berpuasa dengan sebenarnya akan menjadi pionir, anti radikalisme dan jadi orang – orang yang menebar kedamaian  dan keharmonisan antar sesama.

“ Ummat Islam menjadi teladan diantara ummat yang lain sehingga ia jadi wasit atau penengah  bagi ummat lain, apakah kita telah menjadi ummat yang dapat menjadi panutan bagi ummat lainnya dari beberagai hal, termasuk radikalisme baik secara konstitusional maupun faktual.

Prof. Hatamar saat menjadi Khotib pada pelaksanaan Sholat Ied di Masjid Agung Sungailiat, Jum’at (15/6/2018)

Dijelaskannya, secara subtansial semua ajaran Islam memberikan pemahaman bahwa ummat Islam tidak pendendam bahkan sangat moderat . Umat Islam itu berkeadilan, umat Islam bukan ekstrim dan melampaui batas dan bukan pula ummat yang mereduksi ajarannya tapi ummat yang menjalankan ajaran sesuai syariat.

Usai sholat Ied Plt Bupati Bangka Rustamsyah melakukan open house di rumah dinasnya di Jl. Imam Bonjol Sungailiat.

Sementara itu Unit Pengumpul Zakat ( UPZ ) masjid Agung Sungailiat sepekan dibuka menjelang Idul Fitri 1439 H, berhasil mengumpul Zakat Fitrah dalam bentuk uang Rp 48 juta 953. dari 1.594 muzaki.

BACA JUGA :  Lagi, Soal Rekom KASN, Huzarni Rani Sebut Gubernur Babel Seperti Makan Buah Simalakama

Sedangkan zakat fitrah dalam bentuk berasberjumlah 819 kg berasal dari 410 muszaki. Untuk zakat mal ( harta ) berjumlah Rp 114.849.150 , infaq dan sadaqoh terkumpul Rp 12 juta 467.150 dan vidia 11.004.000.

Upz masjid Agung Sungailiat berhasil mengumpul dan bentuk uang dan beras dengan total dalam bentuk uang terkumpul Rp 187. 309.300 dan 869 kg beras.

Ketua Badan Pelaksana Pengelolaan Masjid Agung Sungailiat H. Saipul Zohri ketika disela – sela menjelang sholat Ied menjelaskan, zakat fitrah terah disampaikan hingga sebelum dilaksanak sholat Ied.

Diakui Saipul, pengumpulan zakat fitrah, zakat harta, vidia, infaq dan sadaqoh melalui Unit UPZ  Masjid Agung Sungailiat, hingga jam 23 wib Kamis (14/3) namun di pagi hari menjelang sholat masih ada muzaki yang menyerahkan zakat fitrah namun UPZ masjid Agung tidak melayani lagi karena tidak ada waktu lagi untuk menyalurkan kepada yang berhak menerimanya.

Menurutnya, Untuk zakat mal masih ada beberapa yang belum disampai dan akan disampaikan setelah sholat Ied karena tidak ada masalah untuk zakat harta bila disampaikan setelah sholat Ied, kalau zakat fitrah selambat – lambatnya sebelum dilaksanakan sholat Ied.

BACA JUGA :  Buka Turnamen Men Fitness Competition Walikota Cup II Tahun 2021, Ini Harapan Molen

“ Kita bersyukur kepada Allah karena satu bulan penuh kita telah menjalanan perintah Allah di bulan Ramdhan dan kita laksanakan pembayaran zakat, zakat fitrah, zakat mal dan berbagai amalan lainnya, kini kita merayakan kemenangan itu dalam hari raya idul fiti,” ungkap Saipul Zohri.

Saipul Zohri atas nama Badan Pelaksana Pengelolaan Masjid Agung Sungailiat dan Yayasan Masjid Agung Sungailiat menyampaikan ucapan terimakasih karena selama satu bulan penuh ini mempercayai masjid Agung sebagai tempat beribadah bersama – sama dan juga mengucapkan terimakasih kepada jemaah yang telah memberikan dukungan sehingga 7 kegiatan setiap hari di masjid Agung dapat dilakukan penuh setiap hari selama Ramdhan, dari mulai Subuh bersama hingga Tarawih dan Tadarus dapat dilaksanakan dengan lancar.

“ Jemaah dan pihak keamanan baik Satpol PP dan anggota Polres Bangka kami mengucapkan terimakasih yang telah membantu pengamanan selama Ramadhan denganmemberikan kenyaman kepada jemaah,” ujarnya.

Sementara itu sebelumnya Plt Bupati Bangka Rustamsyah melepas pawai takbir, Kamis malam (14/6) dari depan masjid Agung Sungailiat didamping Kapolres Bangka, Sekda Bangka, unsir pimpinan lainnya serta tokoh agama. (FkB/ Rus)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.