MASYARAKAT KECEWA DENGAN LAYANAN PLN DALAM PENDISTRIBUSIAN ALIRAN LISTRIK DI HARI RAYA IDUL FITRI

DAERAH Lokal
 Forumkeadilanbabel.com, Pangkalpinang — Pemadaman listrik dari PLN sekitar pukul 5.49 WIB Jum’at (15/6/2018) pagi tadi ke seluruh wilayah pulau Bangka menuai keluhan dari berbagai elemen masyarakat Bangka Belitung.
Pasalnya di momen hari raya Idul Fitri saat seluruh kaum muslimin di Pulaua Bangka sedang mengumandankan takbiran sebagai ungkapan kemenangan kaum muslim setelah sebulan penuh melalui perjuangan menahan hawa nafsu namun tiba tiba kumandang takbir terhenti.
Innaa Lillahii Waa Innaa Ilaihi Riojiuun, sontak saja sebagian besar jama’ah di salah satu Masjid di Pangkalpinang secara spontan mengucapkan kalimat tersebut. Pertanda jika kejadian aliran listrik terputus di saat mengumandankan takbir adalah suatu kejadian yang sangat tidak menyenangkan.
Ada apa dengan perusahaan BUMN ini? Kenapa di saat kaum muslimin sedang merayakan hari kemenangan dengan kumandang takbir tiba tiba PT PLN Persero  ini memutuskan aliran listriknya. Bukankah Pimpinan dan Direksi petusahaan PT PLN Persero Wilayah Bangka Belitung sebelumnya di saat melakukan gelar pasukan di Bhay Park Polda Kep. Babel beberapa waktu lalu sempat berjanji jika aliran distribusi pasokan listrik ke konsumen dipastikan cukup dan tidak ada pemadaman di bulan Ramadhan terlebih di Hari Raya Idul Fitri 2018. Namun hari ini, hari raya Idul Fitri kaum muslimin kembali harus menelan kekecewaan yang mendalam.
Bahkan pemadaman listrik ini oleh  beberapa warga, bukan hanya mengganggu kumandang takbiran yang sedang berlangsung dari setelah sholat subuh tadi, akan tetapi juga
mengganggu aktifitas masyarakat untuk persiapan mengerjakan sholat Ied seperti menyetrika baju, mandi dan lain sebagainya yang membutuhkan listrik untuk penerangan dan mengoperasikan alat elektronik rumah tangga.
“Kenapa pagi-pagi seperti ini justru mati lampu. Hari ini kan lebaran. Kan kacau jadinya,”  keluh Ibrahim, warga Pangkalpinang saat hendak menunaikan Sholat Ied, Jum’at (15/6/20+8).
Ibrahim selaku konsumen merasa sangat  dirugikan.
“Terus terang kejadian ini sangat tidak menyenangkan dan sangat mengecewakan, jauh dari layanan prima
dan hari ini sejarah buruk bagi PLN Bangka  yang tidak  ada pemberitahuan sebelumnya,” pungkasnya.
Sementara itu, Manager PLN Bangka, Eko mengakui adanya gangguan aliran listrik pada konsumen. Untuk itu pihaknya meminta maaf kepada seluruh pelanggan listrik di seluruh Pulau Bangka.
“Kepada seluruh Plg PLN.. mohon maaf pukul 06.05 wib utk pagi ini sistem kelistrikan PLN mengalami gangguan di sebabkan oleh Cuaca Ektrem di sertai Petir di pusat pembangkit kami di Air Anyir, utk sekarang dalam proses penormalan kembali, kami mohon doanya agar proses tsb bisa berjalan lancar. Aamiin YRA,” tutup Eko, Jum’at (15/6/2018).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.