Karnaval Budaya HUT Kota Sungailiat ke 252 Tampilkan Tradisi Daerah

Lokal Seremonial

Forumkeadilanbabel.com, Sungailiat — Berbagai tema ditampilkan para peserta karnaval budaya dalam rangka HUT Kota Sungailiat ke 252, Senin ( 30/4) di Sungailiat.

Diantera tema yang ditampilkan para peserta meliputi permainan anak – anak, tradisi budaya masyarakat Bangka seperti upacara adat, nganggung dan lain – lain.

Para peserta karnaval budaya menampilkan atraksi disepanjang rute yang dilalui, dimulai dari jalan Imam Bonjol ( Makam Pahlawan Padma Satria ), melalui jalan Jendral Sudirman, dengan panggung kehormatan di tengah rute yang dilalui setelah perempatan lampu merah, hingga berakhir di Taman Sari.

Ketika melepas peserta karnaval budaya, Sekda Bangka Akhmad Mukhsin mengharapkan melalui peringatan HUt Kota Sungailiat ke 252 dapat melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam meningkatkan pembangunan di Sungailiat dan kabupaten Bangka umumnya.

“ Kerbesamaan kita ini saya harapkan membuat kota Sungailiat dan kabupaten Bangka semakin lebih baik lagi ditahun mendatang,” kata Mukhsin.

Disamping itu, melalui karnaval budaya dapat melestarikan nilai – nilai budaya serta adat istiadat dan seni tradisi di kabupaten Bangka.

Sebanyak 85 regu yang turut serta pada karnaval budaya menampilkan atraksi di depan panggung kehormatan dihadapan Sekda Bangka Akhmad Mukhsin bersama forum koordinasi pimpinan daerah, Ketua Tim Penggerak PKK kabupaten Bangka Hj Mina Tarmizi serta kepala OPD di lingkungan Pemkab Bangka.

Diantara atraksi yang ditampil seperti drum band, permainan anak – anak diantaranta bakiak, enggrang, sembilun dan lain – lain. Sedangkan seni tradisi seperti tari Taber, tari Kedidi, musik dambus dan lain – lain.

Sepanjang jalan yang dilalui, terutama di diseputar panggung kehormatan masyarakat memadati ingin menyaksikan penampilan para peserta yang merupakan siswa PAUD, SD. SMP dan SMA, serta masyarakat umum dan OPD dilingkungan Pemkab Bangka.

Sepanjang rute yang dilalui peserta karnaval budaya dapat berjalan dengan lancar, dimulai pagi hingga siang hari dalam cuaca cerah sehingga para peserta dapat menampilkan berbagai atraksi, seni kontemporer, pakaian adat serta properti lainnya sehingga menambah semarak dan menghibur masyarakat yang berada di tepi jalan yang dilalui para peserta. (Red/ Rus)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.